Pendahuluan

Mobil listrik kini semakin diminati di Indonesia karena biaya operasional yang rendah, perawatan lebih sederhana, serta kontribusinya terhadap lingkungan yang lebih bersih. Namun, harga mobil listrik baru masih tergolong tinggi bagi sebagian orang. Oleh karena itu, mobil listrik bekas menjadi alternatif menarik karena menawarkan harga lebih terjangkau dengan teknologi yang relatif masih modern.

Meski terlihat menguntungkan, membeli mobil listrik bekas tidak bisa disamakan sepenuhnya dengan membeli mobil bensin bekas. Ada beberapa komponen krusial seperti baterai, sistem kelistrikan, dan software yang harus diperiksa secara khusus. Kesalahan dalam pengecekan bisa berujung pada biaya perbaikan yang mahal.

Artikel ini akan membahas secara lengkap dan detail tips membeli mobil listrik bekas, mulai dari keunggulannya, risiko yang perlu diwaspadai, hingga checklist pengecekan agar Anda mendapatkan mobil listrik bekas yang aman, layak pakai, dan sesuai kebutuhan.


Mengapa Memilih Mobil Listrik Bekas?

Sebelum masuk ke tips teknis, penting untuk memahami alasan mengapa mobil listrik bekas semakin diminati.

1. Harga Lebih Terjangkau

Harga mobil listrik bekas umumnya turun cukup signifikan dibanding harga barunya, terutama setelah 2–3 tahun pemakaian.

2. Biaya Operasional Murah

Mobil listrik tidak memerlukan BBM, oli mesin, atau perawatan mesin kompleks. Biaya listrik jauh lebih hemat dibanding bensin.

3. Teknologi Masih Relevan

Sebagian besar mobil listrik memiliki teknologi yang tahan lama dan jarang ketinggalan zaman dalam waktu singkat.

4. Cocok untuk Pemakaian Harian

Mobil listrik bekas sangat ideal untuk penggunaan dalam kota dan perjalanan jarak pendek hingga menengah.


Risiko Membeli Mobil Listrik Bekas

Di balik kelebihannya, ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan.

1. Kondisi Baterai Menurun

Baterai adalah komponen termahal pada mobil listrik. Penurunan kapasitas baterai adalah hal wajar seiring waktu.

2. Biaya Penggantian Baterai Mahal

Jika baterai sudah rusak parah, biaya penggantiannya bisa mencapai puluhan hingga ratusan juta rupiah.

3. Ketersediaan Bengkel dan Suku Cadang

Tidak semua daerah memiliki bengkel khusus mobil listrik.


Tips Membeli Mobil Listrik Bekas yang Aman

1. Cek Usia dan Riwayat Pemakaian Mobil

Usia mobil listrik sangat mempengaruhi kondisi baterai. Idealnya, pilih mobil dengan usia:

  • Di bawah 5 tahun

  • Jarak tempuh masih wajar

  • Riwayat pemakaian jelas (harian, bukan operasional berat)

Hindari mobil yang digunakan sebagai kendaraan sewa atau operasional intensif.


2. Periksa Kondisi dan Kesehatan Baterai

Ini adalah faktor paling penting saat membeli mobil listrik bekas.

Hal yang harus dicek:

  • State of Health (SoH) baterai

  • Kapasitas baterai tersisa (%)

  • Jarak tempuh aktual dibanding spesifikasi pabrik

  • Riwayat pengisian daya (fast charging terlalu sering bisa mempercepat degradasi)

Idealnya, kondisi baterai masih di atas 80% dari kapasitas awal.


3. Cek Garansi Baterai

Banyak mobil listrik memiliki garansi baterai hingga 8 tahun atau jarak tertentu. Pastikan:

  • Garansi masih aktif

  • Garansi bisa dialihkan ke pemilik baru

  • Syarat klaim masih berlaku

Garansi baterai adalah nilai tambah besar untuk mobil listrik bekas.


4. Periksa Sistem Kelistrikan dan Motor Listrik

Motor listrik umumnya lebih awet dibanding mesin bensin, namun tetap perlu dicek:

  • Apakah ada bunyi aneh saat akselerasi

  • Respons pedal normal dan halus

  • Tidak ada getaran berlebihan

Pastikan sistem kelistrikan utama bekerja normal tanpa error.


5. Cek Sistem Pendingin Baterai

Baterai mobil listrik memiliki sistem pendingin (air atau cairan). Periksa:

  • Tidak ada kebocoran

  • Kipas dan pompa bekerja normal

  • Tidak muncul peringatan suhu berlebih

Sistem pendingin yang bermasalah dapat mempercepat kerusakan baterai.


6. Periksa Software dan Sistem Elektronik

Mobil listrik sangat bergantung pada software. Pastikan:

  • Tidak ada error di dashboard

  • Sistem infotainment berfungsi normal

  • Pembaruan software tersedia

  • Fitur keselamatan aktif

Jika memungkinkan, lakukan pengecekan menggunakan alat diagnostik resmi.


7. Cek Fitur Keselamatan dan ADAS

Mobil listrik umumnya dilengkapi fitur keselamatan canggih seperti:

  • Adaptive Cruise Control

  • Lane Assist

  • Automatic Emergency Braking

  • Sensor dan kamera

Pastikan semua fitur ini berfungsi dengan baik dan tidak nonaktif karena error.


8. Periksa Sistem Pengisian Daya (Charging)

Lakukan pengecekan:

  • Port charging tidak rusak

  • Kabel charger masih asli

  • Mobil dapat mengisi daya normal di rumah dan SPKLU

  • Tidak ada panas berlebih saat charging

Pengisian daya yang bermasalah bisa menandakan kerusakan modul kelistrikan.


9. Cek Suspensi, Rem, dan Ban

Walau mobil listrik minim perawatan mesin, komponen kaki-kaki tetap harus dicek:

  • Kondisi suspensi

  • Ketebalan kampas rem

  • Kondisi ban (mobil listrik cenderung lebih berat)

Pastikan tidak ada bunyi aneh saat melewati jalan rusak.


10. Periksa Riwayat Servis Resmi

Mintalah:

  • Buku servis

  • Riwayat perawatan di bengkel resmi

  • Catatan penggantian komponen

Mobil listrik yang dirawat di bengkel resmi cenderung lebih aman.



 

11. Lakukan Test Drive Secara Menyeluruh

Saat test drive, perhatikan:

  • Akselerasi halus dan responsif

  • Tidak ada delay aneh

  • Pengereman regeneratif bekerja normal

  • Kenyamanan berkendara

Test drive adalah cara terbaik untuk merasakan kondisi sebenarnya.


12. Bandingkan Harga Pasar

Lakukan riset harga mobil listrik bekas di pasaran:

  • Bandingkan beberapa unit

  • Perhatikan kondisi dan kelengkapan

  • Jangan tergiur harga terlalu murah

Harga terlalu murah bisa menandakan masalah tersembunyi.


Checklist Singkat Membeli Mobil Listrik Bekas

𑇐Kondisi baterai di atas 80%
𑇐Garansi baterai masih aktif
𑇐Tidak ada error sistem
𑇐Charging normal
𑇐Riwayat servis jelas
𑇐Test drive lancar

Kelebihan Mobil Listrik Bekas Dibanding Mobil Bensin Bekas

Aspek                                 Mobil Listrik Bekas                Mobil Bensin Bekas
PerawatanLebih sederhanaKompleks
Biaya OperasionalMurahLebih mahal
Getaran & SuaraMinimLebih terasa
EmisiNolAda

Kesimpulan

Membeli mobil listrik bekas bisa menjadi pilihan cerdas jika dilakukan dengan teliti dan penuh pertimbangan. Fokus utama harus diberikan pada kondisi baterai, sistem kelistrikan, dan garansi. Dengan pengecekan yang tepat, mobil listrik bekas dapat memberikan pengalaman berkendara modern, hemat biaya, dan ramah lingkungan tanpa harus mengeluarkan dana besar.

Mobil listrik bukan lagi kendaraan masa depan, tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan saat ini. Dengan informasi yang tepat, Anda dapat menikmati keunggulannya dengan aman dan nyaman.